Jumat, 01 Juni 2012

MANFAAT BUAH PIR (PEAR)

Hampir semua orang tahu dan kenal buah pir hanya sebagai makanan 'pencuci mulut'. Mungkin lebih daripada itu, ia hanya dianggap sebagai makanan pembekal serat. Dari penelitian di ketahui bahwa buah pir sebenarnya mempunyai banyak khasiat.Buah pir tergolong tanaman yang kaya akan  gizi, di antaranya adalah Provitamin A , Kalium, serat pangan (Dietary Fiber), Vitamin C, Vitamin K, dan tembaga
. Menurut The George Mateljan Foundation (2006), kandungan serat pangan pada buah pir termasuk dalam kategori baik. Konsumsi satu buah pir telah memenuhi 19,8 persen kebutuhan tubuh akan serat pangan setiap hari. Selain berkhasiat sebagai anti kanker, buah yang kulitnya bewarna kuning ini juga bersifat anti bakteri. rasanya yg segar dan banyak mengandung air membuatnya dapat dijadikan santapan ringan setiap hari.
ANTIKANKER
Pir baik untuk mencegah radikal bebas disebabkan kandungan vitamin C yang cukup tinggi. Vitamin C memacu sel darah putih melawan infeksi, membunuh bakteri dan virus, serta meregenerasi vitamin E. Vitamin E merupakan antioksidan larut lemak, sedang vitamin C larut air. Tanpa kehadiran vitamin C, vitamin E akan teroksidasi oleh radikal bebas. Konsumsi pir juga dapat menghindari kerusakan organ hati. Glutathione dalam pir diperlukan dalam metabolisme hati untuk menghilangkan racun dan juga sebagai antioksidan utama di dalam tubuh. Konsumsi buah yang kaya glutathione mengurangi sekitar 36 persen risiko gangguan organ hati..
Buah pir mengandung asam klorogenat (chlorogenic acid) yang merupakan salah satu bagian dari asam hidroksi sinamat (hydroxy cinnamic acid). Asam hidroksi sinamat ini berperan sebagai antioksidan yang dapat membendung pembentukan sel kanker. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa asam tersebut mampu mencegah pertumbuhan bakteri Shigella sonnei, yang menjadi penyebab penyakit pada saluran pencernaan.

Asam hidroksi sinamat juga dapat mencegah terjadinya kanker kolon. Kemampuan tersebut dimiliki karena asam itu dapat mengikat nitrat di dalam perut, sehingga menghambat terbentuknya nitrosamin. Nitrosamin merupakan senyawa karsinogenik (penyebab kanker) yang sangat potensial di dalam tubuh.

Asam hidroksi sinamat banyak terkumpul pada bagian kulit pir. Untuk mendapatkan manfaat terbaik, konsumsi pir bersama kulitnya. bila untuk bayi, buah pir dikupas dahulu lalu di blender tanpa tambahan gula.
KENDALIKAN DARAH TINGGI
Selain untuk menurunkan kadar kolesterol, kandungan serat pangan pada buah pir juga sangat berguna dalam sistem pencernaan. Konsumsi serat dalam jumlah cukup sangat baik untuk mengatasi sembelit dan aman untuk lambung yang sensitif atau radang usus.
Buah Pir juga  dapat :  
a.menurunkan demam / panas tubuh. 
b. mengencerkan dan menghilangkan dahak pada batuk berdahak 
c.Kandungan serat dan tembaga pada buah pir juga dapat mencegah terjadinya kanker kolon. 
d.Kandungan serat yang tinggi menjadikan buah pir juga sangat baik bagi penderita diabetes.Pengidap kencing manis seperti orang lain juga harus makan sekurang-kurangnya empat hingga lima sajian buah dan sayur-sayuran setiap hari. 
e. Hampir separuh daripada kandungan serat di dalam buah pir, terdiri daripada bahan pektin dan dari penelitian  menunjukkan bahwa pektin dapat  mengurangi risiko kolesterol serum di dalam darah.
f. Memakan buah pir juga dikatakan dapat membantu mengurangkan risiko terkena serangan jantung karena pir adalah  buah yang hampir tiada lemak dan  ttidak  mengandung  kolesterol.




0 komentar:

Posting Komentar