Jumat, 14 Januari 2011

MANFAAT KAKAP MERAH

Ikan kakap merah merupakan ikan dasar yang selalu berkelompok menempati karang, tandes atau rumpon. Ikan kakap merah yang mempunyai nama inggris red snapper hampir bisa ditemui semua lokasi di Indonesia bahkan di dunia.
Ikan yang biasanya memiliki nama latin depannya Lutjanus termasuk dalam family Lutjanidae. Soal jenisnya kakap sendiri ada banyak macam spesiesnya, namun pada rubrik ini kami hanya membahas spesies kakap pada umumnya. Lantaran warna ikan ini merah, orang-orangpun menyebutnya dengan nama kakap merah.Penyebaran dan Habitat
Ikan kakap merah nama ilmiahnya adalah Lutjanus campechanus sedangkan dalam bahasa inggris dikenal dengana nama Red Snapper. Ikan kakap merah ini termasuk salah satu jenis ikan yang juga menjadi target utama sebagian pemancing. Biasanya ikan ini menghuni perairan antara 10-60 meter kedalaman laut dan dapat ditemui di seluruh perairan Indonesia. Tempat yang menjadi Favorit untuk persembunyiannya adalah batu karang, bangkai kapal yang tenggelam dan rumpon. Bahkan ditempat itupula ikan kakap ini berkembang biak dan mencari makan sehari-hari. Jika lokasi tersebut tidak disambangi oleh mania mancing ikan kakap akan terus beranak pinak hingga jumlahnya sangat banyak. Akan tetapi dengan kecanggihan teknologi, para pemancing dapat dengan mudah mendeteksi keberadaan ikan kakap itu. Ikan kakap memang senang menempati tandes, karang, kapal tenggelam maupun rumpon. warna kepala dan badan ikan kakap merah adalah merah. Daerah persebarannya meliputi perairan Kalimantan Timur sampai Natuna, Laut Jawa, ikan ini ditangkap dengan pancing

Nilai Ekonomis
Ikan kakap merah merupakan ikan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Ikan ini biasanya sangat digemari untuk dikonsumsi. Harganya dapat mencapai 7-10 ribu per kg.

Penyebaran dan Habitat

Ikan ini merupakan ikan asli sebagian besar Eropa Utara, Asia Utara dan Amerika Utara. Itu diperkenalkan di bagian Tengah dan Amerika Selatan. Bentuk anadromous menghabiskan sebagian besar kehidupan dewasa makan plankton dan ikan laut dan kembali ke air tawar untuk bertelur. ikan dewasa biasanya antara 6 dan 10 cm pelat baja yang panjang dan sisi 30-40 di sisi mereka. Mereka juga memiliki duri punggung dan panggul panjang. Bentuk anadromous adalah morfologi serupa di seluruh belahan bumi utara, seperti ikan anadromous dari Baltik, Atlantik dan Pasifik semua cukup mirip satu sama lain.

Ada juga populasi stickleback tiga-spined di sungai dan danau air tawar. Populasi ini yang mungkin terbentuk ketika ikan anadromous memulai siklus hidupnya di air tawar dan karena itu berevolusi untuk tinggal di sana semua pengeluaran tahun. Populasi air tawar sangat beragam morfologis, karena banyak pengamat (dan beberapa ahli taksonomi) bisa menggambarkan subspesies baru stickleback tiga-spined di hampir setiap danau di belahan bumi utara. Perbedaan yang konsisten antara populasi nenek moyang air tawar dan anadromous adalah jumlah baju besi, seperti kebanyakan ikan air tawar hanya antara pelat baja 0 dan 12 dan duri lateral lebih pendek dan panggul. Namun, ada juga perbedaan morfologi besar antara danau. Fokus utama dari variasi antara populasi di dalam, danau curam dan orang-orang di danau dangkal kecil. Ikan dalam danau biasanya pakan di perairan permukaan di plankton dan sering.

Beberapa peneliti menyebutnya sebagai bentuk yangg tinggal di air tawar. Ikan di danau dangkal, ia makan terutama di tempat tidur danau, dan sering panjang dan berat tubuh dengan rahang yang relatif datar dan mata kecil. Orang-orang ini dipanggil untuk bentuk bentik. Mengingat bahwa masing-masing cekungan mungkin dijajah oleh stickleback para anadromous terpisah, diterima secara luas bahwa morfologi populasi serupa di lembah sungai yang berbeda atau di benua yang berbeda berevolusi secara independen. Ada populasi tunggal di Danau meromictic Rose Park di Gatineau, Quebec


0 komentar:

Posting Komentar